Search

Belajar dari Agrowisata Purwosari: Fieldtrip Seru KB–TK Islam Bintang Juara

agrowisata purwosari

Hujan rintik yang turun sejak pagi tak menyurutkan semangat kakak shalih-shalihah KB dan TK Islam Bintang Juara. Pada Jumat, 30 Januari 2026, wajah-wajah ceria terlihat sejak anak-anak tiba di sekolah. Hari itu bukan hari biasa—hari itu adalah hari fieldtrip penuh petualangan dan pembelajaran bermakna ke Agrowisata Purwosari, bersama Sekolah Berkebun Ceria.

Bagi anak usia dini, belajar tidak selalu harus di dalam kelas. Justru, alam adalah ruang belajar terbaik—tempat anak bisa menyentuh, mencium, melihat, dan merasakan langsung pengalaman yang akan tertanam kuat dalam ingatan mereka. Inilah yang menjadi semangat kegiatan fieldtrip KB–TK Islam Bintang Juara kali ini.

Belajar dari Alam, Menyapa Ciptaan Allah di Agrowisata Purwosari

Sesampainya di Agrowisata Purwosari, kakak-kakak disambut dengan hamparan hijau yang menyegarkan mata. Udara segar, tanah yang lembap, dan deretan tanaman buah serta sayur menjadi “buku pelajaran hidup” bagi anak-anak.

Melalui pendampingan tim Sekolah Berkebun Ceria, kakak KB dan TK diajak mengenal beragam jenis tanaman—mulai dari sayuran hingga buah-buahan—dengan cara yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai tahap perkembangan anak usia dini.

Kegiatan dibagi ke dalam 4 pos seru, yang masing-masing dirancang untuk menstimulasi rasa ingin tahu, motorik, kognitif, hingga kecintaan anak terhadap lingkungan.

Pos 1: Membuat Pupuk Cair

Di pos pertama, kakak-kakak dikenalkan pada konsep sederhana tentang pupuk cair. Dengan bahasa yang mudah dipahami, anak-anak belajar bahwa tanaman juga “butuh makan” agar bisa tumbuh sehat dan subur.

Kakak-kakak melihat langsung bahan-bahan alami yang digunakan untuk membuat pupuk cair, mencium aromanya, dan mengamati proses pembuatannya. Aktivitas ini melatih anak untuk memahami sebab-akibat serta menanamkan nilai peduli lingkungan sejak dini.

Pos 2: Mengenal Alat-alat Pertanian

Belajar jadi petani cilik? Bisa banget!

Di pos kedua, kakak KB dan TK dikenalkan dengan berbagai alat pertanian, seperti cangkul kecil, sekop, dan alat penyiram tanaman. Anak-anak diajak menyebutkan nama alat, fungsi sederhananya, serta mencoba memegangnya secara langsung dengan pendampingan guru.

Kegiatan ini bukan hanya memperkaya kosakata anak, tetapi juga melatih koordinasi motorik dan menumbuhkan rasa hormat terhadap proses panjang di balik makanan yang mereka konsumsi sehari-hari.

Pos 3: Memanen Sayur Hidroponik

Inilah salah satu momen favorit kakak-kakak!

Di pos ketiga, anak-anak belajar tentang hidroponik, cara menanam sayur tanpa tanah. Dengan mata berbinar, kakak-kakak memanen sayuran hijau segar langsung dari instalasi hidroponik.

Melalui pengalaman ini, anak belajar bahwa sayur tidak “muncul begitu saja” di piring, tetapi melalui proses menanam, merawat, dan memanen. Sebuah pembelajaran konkret yang sangat bermakna untuk anak usia dini.

Pos 4: Masuk ke Kebun Buah

Petualangan berlanjut ke kebun buah!
Kakak-kakak diajak masuk ke area kebun yang ditanami berbagai buah, seperti kelengkeng, jambu biji kristal, dan durian. Anak-anak belajar mengenali bentuk pohon, daun, hingga buahnya.

Dengan pendekatan cerita dan dialog sederhana, guru dan fasilitator membantu anak menghubungkan pengalaman ini dengan kebesaran ciptaan Allah SWT—bahwa setiap tanaman memiliki manfaat dan perlu dijaga bersama.

Oleh-oleh Bermakna: Tanaman Sayur untuk Dirawat di Rumah

Keseruan fieldtrip tidak berhenti di lokasi kegiatan. Saat pulang, setiap kakak KB dan TK mendapatkan tanaman sayur untuk dibawa pulang dan dirawat bersama Ayah Bunda di rumah.

Inilah bagian penting dari pembelajaran berkelanjutan. Anak tidak hanya belajar di satu hari, tetapi diajak bertanggung jawab, merawat, dan mengamati pertumbuhan tanaman dari waktu ke waktu.

Bagaimana kabar tanaman sayur kakak-kakak hari ini, Ayah Bunda?
Apakah sudah tumbuh daun baru? Sudah rutin disiram? Cerita-cerita kecil inilah yang menjadi jembatan komunikasi hangat antara anak dan orang tua.

Manfaat Fieldtrip untuk Anak Usia Dini

Kegiatan fieldtrip seperti ini memiliki banyak manfaat penting, di antaranya:

  • Menstimulasi seluruh pancaindra anak melalui pengalaman langsung
  • Meningkatkan rasa ingin tahu dan kecintaan terhadap alam
  • Melatih kemandirian dan kepercayaan diri anak di lingkungan baru
  • Mengembangkan kemampuan sosial melalui interaksi dengan teman dan fasilitator
  • Menanamkan nilai tanggung jawab lewat aktivitas merawat tanaman

Semua manfaat ini selaras dengan pendekatan pembelajaran holistik yang diterapkan di KB–TK Islam Bintang Juara.

Belajar Tidak Hanya di Kelas

Fieldtrip ke Agrowisata Purwosari menjadi bukti bahwa belajar bisa dilakukan di mana saja—termasuk di tengah alam, bersama tanah, tanaman, dan udara segar. Meski hujan sempat turun, semangat belajar kakak KB dan TK tetap bersinar.

InsyaAllah, pengalaman ini akan menjadi kenangan indah sekaligus bekal karakter bagi anak-anak: cinta lingkungan, rasa syukur, dan kesadaran bahwa alam adalah amanah yang harus dijaga.

Karena di KB–TK Islam Bintang Juara, kami percaya: anak belajar paling baik saat mereka mengalami langsung.***

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">html</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*