Pagi Jumat, 6 Maret 2026, suasana di PAUD Islam Bintang Juara terasa lebih semarak dari biasanya. Kakak shalih-shalihah datang dengan wajah ceria, mengenakan pakaian bernuansa putih. Rapi dan penuh semangat. Hari itu bukan sekadar hari belajar biasa. Hari itu adalah peringatan Nuzulul Quran.
Momen istimewa ini diperingati dengan cara yang menyenangkan dan bermakna melalui berbagai festival islami yang melibatkan kakak-kakak PAUD. Tujuannya sederhana namun sangat penting: menumbuhkan kecintaan anak terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
Melalui kegiatan yang penuh keceriaan, anak-anak belajar bahwa Al-Qur’an bukan hanya kitab suci yang dibaca, tetapi juga pedoman hidup yang dekat dengan keseharian mereka.
Daftar Isi
Festival Nuzulul Quran: Mengingat Turunnya Kitab Suci dengan Cara Menyenangkan
Peringatan Nuzulul Quran biasanya identik dengan ceramah atau kajian. Namun bagi anak usia dini, pendekatan yang digunakan tentu berbeda.
Di PAUD Islam Bintang Juara, momen ini dikemas dalam bentuk festival islami yang membuat anak merasa seperti sedang bermain, namun sebenarnya mereka sedang belajar banyak hal.
Beberapa festival yang digelar antara lain:
- Festival Tahfiz
- Festival Azan dan Iqamah
- Festival Shalawat
- Festival Mengaji dengan Metode Kauny
Setiap kegiatan memberi kesempatan bagi anak untuk tampil, berani mencoba, dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Festival Tahfiz: Menguatkan Hafalan Sejak Dini
Salah satu kegiatan yang paling dinantikan adalah Festival Tahfiz.
Satu per satu anak maju dengan penuh keberanian untuk memperdengarkan hafalan mereka. Ada yang melantunkan surat-surat pendek dari Juz Amma, ada pula yang membaca doa-doa harian yang sering dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Meski sebagian masih terbata-bata, semangat mereka luar biasa.
Bagi anak usia dini, proses menghafal bukan hanya tentang mengingat kata-kata. Hafalan Al-Qur’an juga memberikan banyak manfaat, seperti:
- Melatih daya ingat dan konsentrasi
- Menguatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an
- Menanamkan nilai-nilai spiritual sejak dini
- Membentuk kebiasaan ibadah yang baik
Ketika anak berani maju ke depan untuk melafalkan hafalan, rasa percaya diri mereka pun tumbuh.
Festival Azan dan Iqamah: Belajar Panggilan Ibadah
Kegiatan berikutnya adalah Festival Azan dan Iqamah. Suasana menjadi semakin khidmat ketika kakak-kakak shalih melantunkan panggilan salat dengan suara lantang.
Bagi sebagian kakak shalih, ini adalah pengalaman pertama mereka mengumandangkan azan di depan teman-temannya.
Melalui kegiatan ini, anak belajar memahami makna azan sebagai panggilan untuk beribadah kepada Allah.
Selain itu, festival ini juga membantu anak:
- Melatih keberanian berbicara di depan umum
- Mengenal lafaz azan dengan benar
- Menumbuhkan kecintaan terhadap ibadah salat
Suara-suara kecil yang mengumandangkan azan itu mungkin masih sederhana, tetapi maknanya sangat besar.
Festival Shalawat: Menumbuhkan Cinta kepada Rasulullah
Kemeriahan festival berlanjut dengan Festival Shalawat. Anak-anak bersama-sama melantunkan shalawat dengan penuh semangat. Lantunan shalawat membuat suasana menjadi hangat dan penuh kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, anak dikenalkan pada salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam: bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan ini juga membantu anak:
- Mengembangkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW
- Melatih kekompakan saat bernyanyi bersama
- Menguatkan nilai-nilai keislaman dalam suasana menyenangkan
Ketika shalawat dilantunkan bersama, ruangan terasa penuh dengan energi positif.
Festival Mengaji dengan Metode Kauny
Kegiatan terakhir adalah Festival Mengaji menggunakan Metode Kauny.
Metode Kauny dikenal sebagai metode mengaji yang menyenangkan karena menggabungkan bacaan Al-Qur’an dengan gerakan sederhana. Gerakan ini membantu anak memahami makna ayat sekaligus memudahkan proses menghafal.
Dengan metode ini, belajar mengaji menjadi lebih interaktif.
Anak tidak hanya membaca, tetapi juga bergerak, menirukan, dan memahami maknanya secara sederhana.
Manfaat metode ini bagi anak antara lain:
- Membantu anak lebih mudah menghafal ayat
- Menghubungkan bacaan dengan makna
- Meningkatkan fokus dan keterlibatan anak
- Membuat belajar Al-Qur’an terasa menyenangkan
Tidak heran jika anak-anak mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias.
Menanamkan Cinta Al-Qur’an Sejak Usia Dini
Peringatan Nuzulul Quran di PAUD Islam Bintang Juara bukan sekadar perayaan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
Ketika anak terbiasa mendengar, membaca, dan menghafal ayat-ayat Al-Qur’an, nilai-nilai kebaikan akan lebih mudah tertanam dalam diri mereka.
Melalui festival yang menyenangkan, anak belajar bahwa ibadah bukan sesuatu yang berat. Ibadah justru bisa menjadi aktivitas yang membahagiakan.
Langkah Kecil Menuju Generasi Qurani
Setiap anak yang maju ke depan, setiap ayat yang dilafalkan, dan setiap shalawat yang dinyanyikan adalah langkah kecil menuju terbentuknya generasi yang mencintai Al-Qur’an.
Dari kegiatan sederhana ini, tumbuh harapan besar: lahirnya generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadikannya sebagai pedoman hidup.
Semoga melalui kegiatan seperti ini, cahaya Al-Qur’an terus menerangi langkah anak-anak dalam perjalanan mereka menuntut ilmu dan meraih masa depan.*** (CM-MRT)




