Awal tahun pelajaran 2025–2026 menjadi momentum yang penuh semangat bagi keluarga besar PAUD Islam Bintang Juara. Tak hanya menyambut wajah-wajah mungil para kakak shalih-shalihah, tetapi juga menandai langkah besar menuju perubahan: pindah ke gedung baru yang satu lokasi dengan SD Islam Bintang Juara di Jalan Dewi Sartika No.17A, Semarang.
Daftar Isi
Pindah Lokasi, Bukan Sekadar Mengangkut Barang
Tak ada suara keluh, yang terdengar hanya derap langkah penuh antusias dari para guru. Satu per satu, barang-barang dari gedung lama di Jalan Dewi Sartika Raya No.82 dibawa ke lokasi baru; di gedung yang sama dengan SD Islam Bintang Juara. Rak buku, mainan edukatif, alat-alat sentra, hingga hasil karya anak-anak—semuanya dipindahkan dengan tangan dan hati yang penuh cinta.
Semua guru turun tangan. Tidak ada satu pun yang tinggal diam. Di tengah peluh yang membasahi dahi, senyum tak pernah lepas dari wajah mereka. Seolah ingin menyampaikan pada dunia bahwa:
“Murid yang tangguh dimulai dari para guru yang tak pernah mengeluh meski bercucuran peluh.”
Kegiatan pindahan ini bukan sekadar proses logistik, tetapi menjadi simbol semangat gotong royong dan ketangguhan tim pengajar PAUD Islam Bintang Juara.
Upgrading Kompetensi: Menyemai Visi, Memperkuat Misi
Setelah tubuh bekerja keras, giliran hati dan pikiran yang diasah. Guru-guru mengikuti dua sesi In House Training (IHT) dari Yayasan Dewi Sartika Semarang: IHT SOP Berdampak dan IHT Integrasi Koding & Kecerdasan Artifisial (KA) dalam Pembelajaran.
IHT SOP Berdampak membuka ruang untuk menyelaraskan visi-misi seluruh pendidik. Dengan pemahaman SOP yang seragam, setiap guru mampu bergerak seirama demi memberikan pengalaman belajar terbaik bagi para siswa.
Sementara itu, IHT Koding & KA mengingatkan bahwa pembelajaran berbasis teknologi bukan hanya tentang layar dan perangkat. Di PAUD Islam Bintang Juara, konsep ini telah diterapkan secara unplugged, misalnya melalui kegiatan di Sentra Balok. Anak-anak diajak berpikir kritis: ingin membangun apa, bagaimana caranya, berapa jumlah balok yang dibutuhkan, hingga mengelompokkan jenis-jenis balok.
Semua ini adalah bagian dari proses berpikir komputasional, pondasi penting dalam dunia coding dan artificial intelligence.
Ya, Ayah Bunda, sebelum anak diperkenalkan pada layar di jenjang SD, mereka perlu dikuatkan dulu pondasinya lewat permainan dan kegiatan nyata.

Rapat Kerja: Merancang Program Bermakna
Usai upgrading, para guru melanjutkan dengan agenda utama: Rapat Kerja Tahun Pelajaran 2025–2026. Raker ini menjadi ruang untuk menyusun program-program pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Momen ini juga diwarnai dengan pembacaan SK Tugas Guru sebagai berikut:
Wali Kelas Kelompok Bermain (KB)
- As Salam: Miss Meli
- Al Quddus: Miss Rizky
Wali Kelas Taman Kanak-kanak (TK)
- TK A Al Mu’min: Miss Aini
- TK A Al Muhaimin: Miss Dewi
- TK A Al Aziz: Miss Alin
- TK B Al Kholiq: Miss Nurul
- TK B Al Mutakabbir: Miss Septi
- TK B Al Jabbar: Miss Tia
Guru Sentra
- Sentra Bahan Alam: Miss Tia
- Sentra Main Peran Besar (MPB): Miss Alin
- Sentra Main Peran Kecil (MPK): Miss Septi
- Sentra Seni: Miss Dewi
- Sentra Persiapan: Miss Nurul
- Penguatan Motorik TK: Miss Aini
- Penguatan Motorik KB: Miss Rizky
- Guru Baby House: Miss Fitri, Miss Arin, Miss Dimas, dan Miss Dwi
Semoga dengan semangat baru, lokasi baru, dan program yang lebih bermakna, PAUD Islam Bintang Juara terus menjadi rumah belajar yang menyenangkan bagi anak-anak, serta menjadi tempat bertumbuh dan berproses bersama bagi para guru hebat. Selamat bertemu lagi kakak shalih-shalihah pada hari Senin, 14 Juli 2025, insyaAllah.*** (CM-MRT)




