Bulan suci Ramadan selalu menjadi momen yang dinanti oleh seluruh umat Islam, tak terkecuali anak-anak usia dini. Di PAUD Islam Bintang Juara, nuansa Ramadan dihadirkan dengan cara yang menyenangkan dan sarat makna melalui program Pesantren Ramadan bertema “Ramadan Kurindu”. Kegiatan ini berlangsung selama hampir satu bulan penuh, mulai dari 5 hingga 27 Maret 2025, sebagai pengganti kegiatan sentra yang biasa dilakukan.
Daftar Isi
Kegiatan Pesantren Ramadan PAUD Islam Bintang Juara
Berbeda dengan pesantren pada umumnya, kegiatan ini dirancang tanpa menginap dan disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini. Meski tanpa tidur di sekolah, nilai-nilai keislaman dan semangat Ramadan tetap dihadirkan secara intensif, menyentuh sisi kognitif, afektif, dan spiritual anak dengan pendekatan yang ceria dan menyenangkan.
Pekan 1: Ayo Belajar Puasa, Sahur, dan Ifthar
Berlangsung pada hari Rabu – Jumat, 5 – 7 Maret 2025. Kegiatan di pekan pertama menjadi pintu pembuka yang mengajak anak-anak mengenal konsep puasa. Anak diajak untuk memahami makna sahur, menahan lapar dan haus, serta menyambut waktu ifthar dengan bahagia. Melalui cerita, simulasi, dan permainan peran, anak-anak belajar bahwa puasa bukan sekadar menahan diri, tetapi juga melatih kesabaran dan kebaikan hati.
Pekan 2: Ayo Belajar Shalat Tarawih
Memasuki pekan kedua, tepatnya Senin – Jumat, 10 – 14 Maret 2025, kakak shalih-shalihah dikenalkan dengan ibadah malam khas Ramadan: shalat tarawih. Mereka belajar tata cara shalat tarawih secara sederhana, melalui gerakan bersama dan lagu-lagu edukatif. Meskipun belum wajib melaksanakannya, pengalaman ini membentuk kebiasaan dan rasa cinta terhadap ibadah sejak dini.
Pekan 3: Ayo Mengaji
Pada pekan ketiga (Senin – Jumat, 17 – 21 Maret 2025), suasana pesantren Ramadan semakin syahdu dengan kegiatan mengaji bersama. Anak-anak belajar huruf hijaiyah, murojaah surat pendek, dan mendengarkan kisah-kisah inspiratif dari Al-Qur’an. Suara kecil mereka yang merdu melantunkan ayat-ayat Allah menjadi pengingat bahwa cinta Al-Qur’an harus ditanamkan sejak dini.
Pekan 4: Adab Silaturahim
Sebagai penutup Pesantren Ramadan, pada Senin – Kamis, 24 – 27 Maret 2025, kakak shalih-shalihah diajak memahami pentingnya adab dalam bersilaturahim. Ramadan bukan hanya tentang ibadah individual, tetapi juga mempererat hubungan dengan sesama. Anak-anak belajar mengucap salam, meminta maaf, bersikap sopan saat berkunjung, dan berbagi cerita bahagia. Kegiatan ini dipadukan dengan permainan dan drama kecil yang memperkuat nilai-nilai sosial Islami.
Ramadan yang Mendidik dan Menyenangkan
Selama pelaksanaan Pesantren Ramadan “Ramadan Kurindu”, seluruh kegiatan sentra ditiadakan dan diganti dengan kegiatan tematik Ramadan ini. Meskipun berbeda dari hari-hari biasa, kakak shalih-shalihah tetap antusias datang ke sekolah, mengikuti setiap aktivitas dengan penuh semangat dan senyuman.
Program ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter Islami bisa diberikan sejak dini dengan pendekatan yang lembut dan menyenangkan. Tanpa tekanan, namun sarat makna. Anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga merasakan langsung nuansa Ramadan dalam keseharian mereka.
Semoga kegiatan ini menjadi bekal awal yang indah dalam perjalanan mereka mengenal dan mencintai Islam. Ramadan mungkin hanya sebulan, tetapi nilai-nilai yang ditanamkan bisa tumbuh dan mekar seumur hidup.***(CM-MRT)




