Ada yang baru di Sentra Persiapan PAUD Islam Bintang Juara. Pagi itu, kakak shalih-shalihah memasuki kelas dengan rasa penasaran. Di tengah ruangan terlihat papan ular tangga berwarna cerah, lengkap dengan pion dan dadu. Di meja lainnya, tampak manik-manik emas berkilau tersusun rapi.
Daftar Isi
Cara Seru Kuasai Literasi dan Numerasi di Sentra Persiapan PAUD Islam Bintang Juara
Miss Nurul Azizah, pengampu Sentra Persiapan, tersenyum melihat tatapan ingin tahu kakak shalih-shalihah. Hari itu mereka akan belajar literasi dan numerasi dengan cara yang berbeda. Bukan lewat lembar kerja biasa, tetapi lewat permainan bermakna: Ular Tangga Literasi Numerasi dan Golden Beads.
Bermain Ular Tangga, Tapi Penuh Makna
“Siapa yang pernah main ular tangga?” tanya Miss Nurul.
Hampir semua tangan terangkat.
Namun kali ini berbeda. Ular tangga ini bukan sekadar permainan keberuntungan. Ini adalah media pembelajaran yang dirancang khusus untuk melatih kemampuan membaca sekaligus berhitung.
Cara Bermain Ular Tangga Literasi Numerasi
Setiap anak melempar dadu dan memindahkan pion sesuai angka yang muncul. Sampai di kotak tertentu, mereka tidak boleh hanya diam.
Di setiap kotak terdapat kata sederhana seperti:
- ika
- aki
- bata
- baki
- aku
Anak harus membaca kata tersebut sebelum melanjutkan permainan. Di sinilah literasi dilatih secara alami. Anak tidak merasa sedang “belajar membaca”, melainkan sedang bermain.
Namun ada kejutan lainnya. Untuk mengetahui harus melangkah ke kotak mana, anak perlu menghitung:
angka kotak saat ini + angka pada dadu.
Misalnya:
- Pion berada di kotak 7
- Dadu menunjukkan angka 4
- Maka anak harus menghitung 7 + 4 = 11
Tanpa sadar, mereka sedang melatih numerasi dasar.
Filosofi Pembelajaran Mendalam
Permainan ini sejalan dengan konsep pembelajaran mendalam. Kakak shalih-shalihah tidak sekadar mengenal huruf atau angka, tetapi memahami hubungan antar konsep.
Mereka belajar bahwa membaca dan berhitung bisa berjalan bersamaan.
Saat pion melangkah maju karena tangga, anak bersorak gembira. Saat harus turun karena ular, mereka belajar menerima dan mencoba lagi.
Bukan hanya literasi dan numerasi yang diasah, tetapi juga:
- Kesabaran
- Sportivitas
- Kemampuan menunggu giliran
- Regulasi emosi
- Belajar terasa utuh dan menyenangkan.

Golden Beads: Memahami Konsep Bilangan Secara Konkret
Setelah sesi ular tangga, anak-anak diajak ke meja berikutnya. Di sana, Miss Nurul sudah menyiapkan golden beads—manik-manik emas yang tersusun dalam bentuk satuan, puluhan, ratusan, hingga ribuan.
Golden beads dikenal sebagai media konkret untuk membantu anak memahami konsep nilai tempat.
Berbeda dengan angka di papan tulis yang abstrak, beads ini bisa disentuh, dipegang, dan dihitung langsung.
Cara Bermain Golden Beads
Miss Nurul memberi instruksi: “Susun angka 1492.” Kakak shalih-shalihah mulai berpikir.
Langkah-langkahnya:
- Ambil 1 bead ribuan
- Ambil 4 beads ratusan
- Ambil 9 beads puluhan
- Ambil 2 bead satuan
Setelah itu, mereka harus mencari kartu angka yang sesuai. Kartu disusun bertumpuk sesuai urutan:
ribuan → ratusan → puluhan → satuan.
Melalui proses ini, anak tidak hanya menghafal angka 1492, tetapi benar-benar memahami maknanya. Angka bukan lagi simbol abstrak. Ia memiliki bentuk, jumlah, dan struktur.
Mengapa Golden Beads Efektif?
Pada usia dini, kakak shalih-shalihah berpikir secara konkret. Mereka lebih mudah memahami sesuatu yang bisa dilihat dan disentuh.
Golden beads membantu kakak untuk:
- Memahami konsep nilai tempat
- Melihat perbedaan antara 10 dan 100 secara visual
- Menyadari bahwa 10 satuan sama dengan 1 puluhan
- Mengenal sistem desimal secara bertahap
Ketika kakak shalih-shalihah menyusun beads ribuan, mereka merasakan bobot dan ukurannya berbeda dari satuan. Inilah pembelajaran sensori yang memperkuat pemahaman matematis.
Manfaat Literasi Numerasi Melalui Bermain
Kegiatan di Sentra Persiapan ini memberikan banyak manfaat perkembangan:
- Meningkatkan Kemampuan Membaca: Kakak terbiasa mengenali dan membaca kata sederhana secara berulang dalam suasana menyenangkan.
- Menguatkan Numerasi Dasar: Kakak memahami konsep penjumlahan, urutan angka, dan nilai tempat.
- Mengembangkan Kognitif: Permainan strategi membantu melatih logika serta pemecahan masalah.
- Melatih Motorik Halus: Memindahkan pion, melempar dadu, dan menyusun beads memperkuat koordinasi tangan dan mata.
- Meningkatkan Keterampilan Sosial: Kakak belajar menunggu giliran, bekerja sama, dan menerima hasil permainan.
- Membangun Kepercayaan Diri: Ketika berhasil membaca kata atau menyusun angka dengan benar, anak merasa bangga.
Yang menarik dari pembelajaran seru ini adalah suasana kelas yang tetap hangat dan penuh tawa. Tidak ada tekanan. Tidak ada rasa takut salah.
Jika ada yang keliru menghitung, Miss Nurul membimbing dengan sabar. Jika ada yang salah membaca, teman-teman lain membantu.
Belajar menjadi pengalaman kolaboratif, bukan kompetitif.
Sentra Persiapan: Pondasi Menuju Jenjang Berikutnya
Literasi dan numerasi adalah dua fondasi penting sebelum anak memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Namun di PAUD Islam Bintang Juara, fondasi itu dibangun dengan cara yang menyenangkan dan bermakna.
Anak tidak hanya mengejar target akademik. Mereka juga belajar mencintai proses belajar itu sendiri. Penasaran Ingin Mencoba?
Melihat antusiasme anak-anak saat bermain ular tangga literasi dan golden beads, sulit untuk tidak tersenyum. Setiap pion yang melangkah. Setiap bead yang disusun. Setiap kata yang dibaca. Semua adalah bagian dari perjalanan mereka memahami dunia angka dan huruf.
Karena pada akhirnya, literasi dan numerasi bukan hanya tentang bisa membaca dan berhitung. Ini tentang membangun cara berpikir, ketelitian, dan kepercayaan diri sejak dini.
Dan di Sentra Persiapan PAUD Islam Bintang Juara, semua itu dimulai dari permainan sederhana yang penuh makna. Siapa sangka, dari ular tangga dan manik-manik emas, lahir fondasi belajar yang kuat untuk masa depan?*** (CM-MRT)




