Search

Mengenal Program Sekolah dan Memahami Tumbuh Kembang Anak Melalui School Touring PAUD Islam Bintang Juara

mengenal program sekolah melalui school touring paud islam bintang juara

Memilih sekolah untuk anak bukan hanya tentang menemukan tempat belajar yang nyaman. Ayah Bunda juga perlu memahami bagaimana anak menjalani kesehariannya di sekolah, stimulasi apa yang diberikan sesuai usianya, serta bagaimana sekolah dan keluarga bekerja sama dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Apa saja kegiatan bayi selama di sekolah? Bagaimana anak belajar melalui bermain? Dan bagaimana orang tua mendampingi anak ketika menghadapi konflik dengan teman? Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan orang tua memilih lingkungan pendidikan yang tepat bagi buah hati.

Untuk menjawab berbagai pertanyaan tersebut, PAUD Islam Bintang Juara menyelenggarakan School Touring Batch 1 pada Rabu, 14 Oktober 2026, yang diikuti oleh kurang lebih 30 peserta.

Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi orang tua untuk mengenal program sekolah, memahami perkembangan anak usia dini melalui sesi parenting, serta melihat secara langsung lingkungan belajar di PAUD Islam Bintang Juara.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pengenalan program sekolah oleh Miss Meli, dilanjutkan pemaparan parenting bersama Bunda Vivi Psikolog, kunjungan ke sentra-sentra pembelajaran, dan diskusi mengenai pengasuhan anak dalam kehidupan sehari-hari.

Mengenal Program Sekolah Bersama Miss Meli

Kegiatan School Touring Batch 1 diawali dengan pengenalan program-program PAUD Islam Bintang Juara oleh Miss Meli selaku Kepala KB-TK Islam Bintang Juara. Pada sesi ini, peserta mendapatkan gambaran mengenai unit pendidikan, kegiatan sehari-hari anak di sekolah, serta pembelajaran yang disesuaikan dengan tahap perkembangan masing-masing kelompok usia.

PAUD Islam Bintang Juara melayani beberapa kelompok usia, mulai dari Baby House dan Toddler, Kelompok Bermain (KB), hingga Taman Kanak-Kanak (TK). Setiap kelompok memiliki kebutuhan perkembangan yang berbeda sehingga kegiatan pembelajarannya dirancang secara bertahap.

Apa yang Dilakukan Bayi Selama di Sekolah?

Bagi orang tua yang memiliki bayi, salah satu pertanyaan yang mungkin muncul adalah bagaimana kegiatan belajar bayi di sekolah. Apakah bayi hanya bermain, tidur, dan makan?

Pada usia bayi, pengalaman sehari-hari justru menjadi bagian penting dari proses belajar. Anak mendapatkan stimulasi yang sesuai dengan tahap perkembangannya, termasuk stimulasi motorik, sensorik, dan bahasa melalui interaksi serta aktivitas yang dirancang sesuai kebutuhannya.

Melalui stimulasi tersebut, bayi memperoleh kesempatan untuk mengenal lingkungan, merespons suara, berinteraksi dengan orang dewasa, serta mengembangkan kemampuan gerak secara bertahap.

Hal ini berkaitan dengan piramida belajar, yang menggambarkan bahwa kemampuan belajar yang lebih kompleks dibangun di atas berbagai keterampilan dasar. Oleh karena itu, stimulasi sensori dan motorik sejak dini menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan anak.

Pembelajaran Sesuai Tahap Perkembangan Anak

Seiring bertambahnya usia, kebutuhan dan pengalaman belajar anak juga berkembang.

Pada kelompok old toddler, anak mulai mendapatkan pengalaman bermain yang lebih beragam melalui kegiatan di sentra, termasuk Sentra Bahan Alam dan Main Peran Besar (MPB). Pada kelompok KB, anak sudah mengikuti pembelajaran berbasis sentra dengan kegiatan bermain yang memberikan batasan sesuai kebutuhan usianya.

Sementara itu, pada kelompok TK, anak juga mengikuti kegiatan mengaji sebagai bagian dari pengalaman belajar yang mendukung pengenalan nilai-nilai Islam.

Perbedaan pembelajaran pada setiap kelompok usia bukan sekadar soal bertambahnya materi. Anak membutuhkan pengalaman yang sesuai dengan tahap perkembangannya agar dapat membangun kemampuan secara bertahap.

Kegiatan Sehari-hari Juga Menjadi Bagian dari Kurikulum

Selain pembelajaran di sentra, peserta dikenalkan dengan kegiatan lain yang menjadi bagian dari keseharian anak di sekolah.

Salah satunya adalah jurnal pagi. Anak diberikan kertas kosong dan krayon untuk menggambar sesuai ide masing-masing. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi anak untuk menuangkan gagasan, mengekspresikan diri, dan mengembangkan kreativitas.

Kegiatan makan juga menjadi bagian dari kurikulum. Melalui rutinitas sehari-hari, anak berkesempatan membangun kebiasaan dan melatih kemandirian sesuai tahap perkembangannya.

PAUD Islam Bintang Juara menerapkan pembelajaran berbasis sentra dalam pelaksanaan kurikulum. Kegiatan sentra berlangsung pukul 09.00–10.30, memberikan kesempatan bagi anak untuk terlibat aktif dalam pengalaman bermain yang memiliki tujuan pembelajaran.

Pendekatan ini juga dapat mengintegrasikan unsur STREAM, yaitu Science, Technology, Religion, Engineering, Art, dan Music, sesuai aktivitas yang dilakukan. Di Sentra Persiapan, anak juga dikenalkan dengan unplugged coding, yaitu aktivitas tanpa perangkat digital untuk membantu anak memahami pola, urutan, dan instruksi sederhana.

Melalui pengenalan program ini, peserta diajak melihat bahwa keseharian anak di sekolah bukan hanya tentang kegiatan akademis. Bermain, menggambar, makan, berinteraksi, dan membangun kebiasaan juga menjadi bagian dari proses belajar.

galeri school touring PAUD Islam Bintang Juara

Parenting Bersama Bunda Vivi Psikolog: Memahami Perkembangan dan Emosi Anak

Setelah mendapatkan pengenalan mengenai program sekolah, peserta mengikuti sesi parenting bersama Bunda Vivi Psikolog. Salah satu pembahasan penting dalam sesi ini adalah bagaimana orang tua mendampingi perkembangan emosi sosial anak usia dini, termasuk ketika anak menghadapi konflik dengan teman.

Pada masa kanak-kanak, kemampuan mengendalikan diri, memahami perasaan, dan menyelesaikan masalah sosial masih berkembang. Anak mungkin berebut mainan, berbeda pendapat saat bermain, atau menunjukkan reaksi spontan ketika keinginannya tidak terpenuhi.

Perilaku seperti menggigit atau merebut mainan dapat muncul ketika anak belum mampu menyampaikan kebutuhan dan emosinya dengan cara yang tepat. Situasi tersebut perlu didampingi, bukan sekadar dihentikan tanpa membantu anak memahami apa yang terjadi.

Konflik Anak Tidak Selalu Berarti Bullying

Bunda Vivi mengajak orang tua memahami perbedaan konflik dan bullying. Tidak semua pertengkaran anak merupakan bullying, tetapi perilaku menyakiti juga tidak boleh otomatis dianggap sebagai konflik biasa.

Konflik dapat terjadi ketika anak memiliki keinginan berbeda atau belum mampu menyelesaikan persoalan bersama. Sementara itu, penilaian terhadap bullying perlu memperhatikan konteks, pola kejadian, dan hubungan antara anak-anak yang terlibat.

Karena itu, orang tua dan guru perlu mengamati situasi dengan cermat, menjaga keselamatan semua anak, serta menghindari pemberian label secara terburu-buru.

Anak juga membutuhkan bantuan untuk mengenali perasaan, memahami dampak tindakannya, dan menemukan cara yang lebih tepat dalam menyelesaikan masalah.

Lima Keterampilan Emosi Sosial yang Perlu Dilatih

Dalam proses pendampingan, terdapat lima keterampilan emosi sosial yang dapat dilatih sejak dini.

  1. Mengenali emosi. Bantu anak mengenali perasaan yang sedang dialaminya, seperti marah, sedih, kecewa, atau takut.
  2. Mengelola emosi. Berikan waktu bagi anak untuk menenangkan diri. Anak mungkin perlu menangis atau beristirahat sejenak sebelum siap diajak berbicara.
  3. Memahami orang lain. Setelah anak lebih tenang, ajak ia menceritakan kronologi kejadian dan memahami perasaan orang lain.
  4. Membangun hubungan. Anak perlu berlatih berkomunikasi, menunggu giliran, bekerja sama, dan menyelesaikan perbedaan dengan pendampingan orang dewasa.
  5. Memilih tindakan yang bertanggung jawab. Ajak anak memikirkan tindakan yang dapat dilakukan untuk memperbaiki keadaan, seperti mengembalikan mainan atau mencari kesepakatan untuk bermain bersama.

Keterampilan ini tidak terbentuk hanya melalui nasihat. Anak membutuhkan contoh nyata, latihan berulang, dan pendampingan yang konsisten di rumah maupun di sekolah.

Menjaga Fitrah Kebaikan Anak melalui Sinergi Pengasuhan

Dalam sesi parenting, orang tua juga diajak merefleksikan pentingnya menjaga dan mengembangkan fitrah kebaikan anak.

Pendidikan anak secara holistik integratif tidak hanya berkaitan dengan keimanan, tetapi juga ilmu, adab, dan kesehatan. Proses ini bukan semata-mata tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan sinergi dengan keluarga.

Sekolah dapat memberikan pengalaman belajar dan pembiasaan selama anak berada di lingkungan pendidikan. Sementara itu, orang tua melanjutkan pendampingan melalui teladan dan rutinitas sehari-hari.

Karena itu, orang tua perlu terus belajar memahami perkembangan anak, terbuka terhadap masukan, dan bersedia berdiskusi ketika menghadapi tantangan pengasuhan.

galeri school touring PAUD Islam Bintang Juara -1

School Tour: Melihat Langsung Lingkungan Belajar Anak

Setelah sesi parenting, peserta diajak berkeliling bersama Bunda Vivi Psikolog untuk mengenal lebih dekat lingkungan belajar dan sentra-sentra pembelajaran di PAUD Islam Bintang Juara.

Dalam kunjungan ini, orang tua memperoleh gambaran mengenai bagaimana kegiatan bermain dirancang sebagai bagian dari proses belajar anak. School tour juga menjadi kesempatan untuk melihat keterkaitan antara program yang telah dijelaskan Miss Meli dan pengalaman belajar yang dijalani kakak shalih-shalihah di sekolah.

Melalui kunjungan langsung dan penjelasan selama berkeliling, orang tua dapat mengenal lebih dekat pendekatan pembelajaran berbasis sentra yang digunakan di PAUD Islam Bintang Juara.

Ayah Bunda juga dapat membaca artikel tentang pembelajaran berbasis sentra untuk mengenal lebih jauh bagaimana kegiatan bermain mendukung proses tumbuh kembang anak.

Diskusi Bersama Bunda Vivi: Ketika Anak Bosan, Apa yang Harus Dilakukan?

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama Bunda Vivi Psikolog. Pada sesi ini, orang tua memiliki kesempatan untuk mendiskusikan tantangan pengasuhan dan menghubungkan materi parenting dengan situasi yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu pesan penting yang disampaikan adalah bahwa anak tidak harus selalu mendapatkan kegiatan yang disiapkan oleh orang dewasa.

Ketika anak bosan, ada banyak aktivitas di rumah yang dapat dipilih sesuai minat dan kebutuhannya. Orang tua dapat menawarkan beberapa pilihan, lalu memberikan ruang bagi anak untuk mencoba dan menemukan kegiatan yang disukai.

Kemampuan menghadapi kebosanan dan menemukan alternatif kegiatan dapat membantu anak belajar beradaptasi. Anak berkesempatan mengembangkan inisiatif, mencoba pendekatan baru, dan memahami bahwa selalu ada kemungkinan lain ketika satu kegiatan sudah tidak menarik.

Orang tua juga tidak harus selalu buru-buru menghilangkan rasa bosan anak dengan memberikan hiburan. Dalam situasi yang aman, anak dapat didampingi untuk mengeksplorasi lingkungan dan menemukan ide sendiri.

Bunda Vivi turut mengingatkan orang tua untuk menikmati peran, menurunkan ekspektasi yang tidak realistis, dan menerima proses perkembangan anak tanpa drama yang tidak perlu.

Setiap anak memiliki potensi dan ritme perkembangan masing-masing. Orang tua perlu memberi ruang bagi anak untuk bertumbuh, sambil tetap memberikan arahan dan batasan yang sesuai.

Jalin komunikasi dan diskusi dengan pasangan maupun pihak sekolah ketika menghadapi tantangan. Dengan saling berbagi informasi, orang tua dan guru dapat membangun pemahaman yang lebih utuh mengenai kebutuhan anak.

Setiap Anak Adalah Bintang dan Berhak Menjadi Juara

Melalui School Touring Batch 1, peserta tidak hanya memperoleh gambaran mengenai program dan kegiatan pembelajaran PAUD Islam Bintang Juara, tetapi juga mendapatkan wawasan mengenai pentingnya stimulasi perkembangan, pendampingan emosi sosial, dan sinergi antara sekolah dengan keluarga.

Kegiatan ini sejalan dengan filosofi Bintang Juara: setiap anak adalah bintang, dan setiap anak berhak menjadi juara.

Setiap anak memiliki potensi yang berbeda. Menjadi juara bukan berarti harus selalu unggul dibandingkan orang lain, melainkan tumbuh menjadi pribadi yang mampu mengembangkan potensinya dan memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan.

Bagi Ayah Bunda yang sedang mencari sekolah untuk buah hati, mengenal program pembelajaran secara langsung dapat menjadi langkah awal untuk menentukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga dan tahap perkembangan anak.

Yuk, Ikuti School Touring Batch 2 PAUD Islam Bintang Juara!

PAUD School Touring Batch 2

Ayah Bunda ingin mengetahui lebih dekat kegiatan sehari-hari anak, pembelajaran berbasis sentra, serta program stimulasi tumbuh kembang di PAUD Islam Bintang Juara?

School Touring Batch 2 insyaAllah akan dilaksanakan pada Selasa, 27 Oktober 2026!

Jangan lewatkan kesempatan untuk mengenal lingkungan belajar, memahami pendekatan pembelajaran, dan berdiskusi mengenai kebutuhan tumbuh kembang buah hati.

Hubungi admin PAUD Islam Bintang Juara untuk mengetahui detail dan tata cara pendaftaran School Touring Batch 2.

Sebab, memilih sekolah bukan hanya tentang memilih tempat anak belajar, tetapi juga tentang menemukan lingkungan yang dapat bersinergi dengan keluarga dalam mendampingi anak bertumbuh, berkembang, dan menjadi pribadi yang bermanfaat.** (CM-MRT)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">html</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*