Masa Baby & Toddler adalah masa ketika begitu banyak hal sedang pertama kali terjadi dalam kehidupan seorang anak. Mereka belajar mengenal dunia melalui apa yang dilihat, dirasakan, didengar, disentuh, dan dialami setiap hari. Di balik langkah-langkah kecil tersebut, ada fondasi besar yang sedang dibangun: rasa aman, kelekatan, kemampuan motorik, komunikasi, kemandirian, hingga kecintaan kepada Allah SWT.
Dalam Guru Bercerita kali ini, PAUD Islam Bintang Juara mengajak Ayah Bunda mengenal lebih dekat Miss Siti Mutmainatul Fitriyah, S.Pd. (Miss Fitri), Kepala Unit Baby & Toddler PAUD Islam Bintang Juara, yang telah membersamai perjalanan anak usia dini sejak tahun 2013. Dari pengalamannya mendampingi bayi pertama di Baby Class hingga kini dipercaya memimpin unit Baby & Toddler, Miss Fitri berbagi tentang bagaimana pengasuhan, bermain, pembiasaan, dan kolaborasi bersama keluarga menjadi bagian penting dalam membangun fondasi tumbuh kembang anak.
Daftar Isi
- 1 Kenal Lebih Dekat dengan Miss Fitri
- 2 Memahami Kebutuhan Baby & Toddler
- 2.1 4. Menurut Miss Fitri, apa yang sebenarnya sedang dibutuhkan anak di usia Baby & Toddler dari lingkungan sekolah?
- 2.2 5. Mengapa rasa aman dan kedekatan dengan orang dewasa menjadi penting bagi anak usia dini?
- 2.3 6. Apa yang sering kali tidak disadari orang tua tentang proses tumbuh kembang anak di usia ini?
- 2.4 7. Bagaimana kita mengenali bahwa seorang anak sedang berkembang, meskipun perkembangannya belum terlihat dalam bentuk “prestasi”?
- 3 Filosofi Belajar di Usia Dini
- 3.1 8. Kalau bayi dan toddler belum belajar seperti anak SD, sebenarnya apa yang sedang mereka pelajari setiap hari?
- 3.2 9. Bagaimana bermain, bergerak, mengeksplorasi, dan berinteraksi menjadi bagian dari proses belajar mereka?
- 3.3 10. Apa saja kemampuan dasar yang ingin ditumbuhkan melalui kegiatan di Baby & Toddler?
- 3.4 11. Bagaimana sekolah menyesuaikan stimulasi dengan kebutuhan dan ritme perkembangan setiap anak?
- 4 Pembiasaan Nilai-nilai Islami di Jenjang Baby Toddler PAUD Islam Bintang Juara
- 4.1 12. Bagaimana nilai-nilai Islam mulai dikenalkan kepada anak yang bahkan mungkin belum memahami konsep agama secara utuh?
- 4.2 13. Mengapa pembiasaan sederhana seperti salam, berdoa, berbagi, merapikan mainan, dan mengenal Allah penting dikenalkan sejak dini?
- 4.3 14. Bagaimana PAUD Islam Bintang Juara menanamkan nilai Islami tanpa membuat anak merasa sedang “diajari agama” secara formal?
- 5 Kolaborasi dengan Ayah Bunda
- 6 Visi & Harapan Miss Fitri
- 6.1 18. Jika anak-anak yang sekarang berada di Baby & Toddler kelak sudah masuk SD, fondasi seperti apa yang Miss Fitri harapkan sudah mereka miliki?
- 6.2 19. Apa yang ingin Miss Fitri jaga agar tetap menjadi ciri khas Baby & Toddler PAUD Islam Bintang Juara?
- 6.3 20. Apa pesan Miss Fitri untuk Ayah Bunda yang sedang menemani fase awal tumbuh kembang putra-putrinya?
Kenal Lebih Dekat dengan Miss Fitri
Dalam kesempatan ini MinBin sudah mengajukan beberapa pertanyaan kepada Miss Fitri. Semoga pertanyaan-pertanyaan ini cukup mewakili Ayah Bunda. Apabila Ayah Bunda masih memiliki pertanyaan lain, boleh silakan tuliskan di kolom komentar ya.
1. Bisa diceritakan tentang diri Miss Fitri dan perjalanan Miss hingga mendapat amanah sebagai Kepala Unit Baby & Toddler?
Alhamdulillah semua berawal di tahun 2013 yang mana Bunda Vivi Psikolog selaku Ketua Yayasan memberikan kepercayaan kepada saya untuk bisa bergabung di PAUD Islam Bintang Juara. Amanah pertama yang saya terima adalah mendampingi baby berusia 2,5 bulan dan itu adalah siswa pertama kelompok Baby Class di PAUD Islam Bintang Juara.
Singkat cerita jumlah siswa Baby Class semakin bertambah begitu juga dengan pertambahan guru. Bunda Vivi kemudian memberikan kepercayaan kepada saya untuk mendampingi teman-teman guru untuk mengembangkan kemampuan dalam pengasuhan terutama di usia Baby hingga Toddler.
2. Apa yang membuat Miss Fitri tertarik mendampingi anak-anak di usia Baby & Toddler?
Anak-anak di usia Baby Toddler adalah masa awal di mana perkembangan anak-anak terlihat sangat pesat. Rasa syukur yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika melihat satu progres yang sudah dilakukan anak kemudian dapat melihat perkembangannya hingga di tahap selanjutnya. Perasaan senang ketika dapat membersamai mereka setiap hari melihat tumbuh kembangnya menjadi kebahagiaan tersendiri dalam hidup saya.
3. Apa arti menjadi pendamping anak di usia yang begitu dini bagi Miss Fitri?
Menjadi pendamping anak usia dini, terutama Baby Toddler, bagi saya adalah merasakan bahwa kebesaran Allah SWT hadir di situ. Saya dapat melihat bahwa setiap anak berbeda, memiliki keunikan masing-masing sehingga dari situ tumbuh rasa syukur.
Memahami Kebutuhan Baby & Toddler
Pada bagian ini, kita diajak Miss Fitri untuk lebih menyelami dan mengenali apa saja kebutuhan Baby & Toddler.
4. Menurut Miss Fitri, apa yang sebenarnya sedang dibutuhkan anak di usia Baby & Toddler dari lingkungan sekolah?
Anak-anak butuh sosok Ibu pengganti yang dapat memberikan pendampingan, memberikan kenyamanan dan dapat memenuhi semua kebutuhannya. Anak-anak belajar melalui bermain dan kegiatan sehari-hari.
5. Mengapa rasa aman dan kedekatan dengan orang dewasa menjadi penting bagi anak usia dini?
Karena perkembangan anak berawal dari trust yang dibangun dari kelekatan guru dan anak. Sentuhan fisik dengan penuh kasih sayang, pendampingan dengan memberikan beragam informasi serta mengajarkan keterampilan fisik secara telaten sehingga dapat membuat anak merasa ada sosok yang dia butuhkan selain orang lain di rumah.
6. Apa yang sering kali tidak disadari orang tua tentang proses tumbuh kembang anak di usia ini?
Orang tua melewatkan masa-masa keemasan anak dengan mengabaikan waktu kebersamaan dengan mereka karena alasan kesibukan. Banyak orang tua belajar parenting dari sosial media tanpa mencari tahu terlebih dahulu mana yang sesuai dengan kebutuhan anaknya. Selain itu, banyak orang tua yang memanjakan anak dengan selalu memberikan pelayanan dengan dalih bagian dari kasih sayang.
7. Bagaimana kita mengenali bahwa seorang anak sedang berkembang, meskipun perkembangannya belum terlihat dalam bentuk “prestasi”?
Perkembangan anak tidak dilihat dari prestasi saja. Namun dari hal kecil yang dilakukan anak tanpa bantuan orang tua adalah sesuatu keberhasilan yang luar biasa. Bisa dikatakan, sesederhana bisa membuka tutup botolnya sendiri, membuka tempat bekal dan kembali merapikannya, sudah bisa disebut sebagai “prestasi” bagi anak usia dini. Tentu saja, semua proses tersebut hendaklah diberi apresiasi.
Filosofi Belajar di Usia Dini
Tak sedikit Ayah Bunda yang bertanya dan ingin tahu, kenapa sih anak usia bayi dan toddler “bersekolah”? Semoga jawaban dari Miss Fitri berikut ini bisa sedikit memberikan pencerahan kepada Ayah Bunda ya.
8. Kalau bayi dan toddler belum belajar seperti anak SD, sebenarnya apa yang sedang mereka pelajari setiap hari?
Setiap hari anak-anak belajar dari apa yang dilihat, dirasakan dan didengarkan. Termasuk bagaimana anak-anak memahami bahwa ada jam tidur, jam minum susu, jam makan kudapan, jam makan siang, juga bagian dari proses mereka belajar.
Dari hal sederhana tersebut, anak-anak usia baby toddler secara tidak langsung belajar mengenai rutinitas dan disiplin. Anak yang sudah terbiasa dengan jadwal harian, akan tumbuh menjadi anak-anak yang lebih teratur.
9. Bagaimana bermain, bergerak, mengeksplorasi, dan berinteraksi menjadi bagian dari proses belajar mereka?
Beragam aktivitas bermain disediakan menggunakan media main yang menarik sesuai dengan tahap usia anak. Guru sebagai pendamping tentu memberikan informasi dan pijakan untuk menambah pengetahuan dan mengasah kemampuan mereka.
10. Apa saja kemampuan dasar yang ingin ditumbuhkan melalui kegiatan di Baby & Toddler?
Kemampuan dasar dari Baby Toddler yang butuh dikembangkan adalah di fisik motoriknya. Dari sana anak akan menggunakan seluruh tubuhnya untuk bermain dan bereksplorasi.
11. Bagaimana sekolah menyesuaikan stimulasi dengan kebutuhan dan ritme perkembangan setiap anak?
Setiap usia di baby toddler membutuhkan kegiatan main atau stimulasi yang berbeda-beda, hal itu mengacu pada tahap perkembangan yang diambil dari kurikulum sekolah. Setiap tahun guru sudah merancang topik pembelajaran dan rancangan kegiatan main melalui RPPH yang dibuat setiap pekannya. Setiap 3 bulan guru melaporkan perkembangan anak melalui diskusi pada penerimaan LPM/ rapor, guru akan menyampaikan progress yang terlihat pada anak atau hal yang butuh dikuatkan lagi.

Pembiasaan Nilai-nilai Islami di Jenjang Baby Toddler PAUD Islam Bintang Juara
Sebagai lembaga pendidikan Islam, tentu saja PAUD Islam Bintang Juara tidak bisa lepas dari nilai-nilai Islami dalam proses mendidik dan mengasuh siswanya. Yuk, kenali lebih dekat bagaimana pembiasaan nilai-nilai Islami dilakukan pada jenjang Baby Toddler.
12. Bagaimana nilai-nilai Islam mulai dikenalkan kepada anak yang bahkan mungkin belum memahami konsep agama secara utuh?
Pada usia Baby Toddler kami sudah mengenalkan nilai-nilai Islami melalui rutinitas berdoa sebelum dan setelah melakukan kegiatan. Dari doa yang guru ucapkan setiap hari, anak-anak akan terbiasa mendengarkan nama Allah sehingga mengenalkan dan menanamkan kecintaan pada Allah.
13. Mengapa pembiasaan sederhana seperti salam, berdoa, berbagi, merapikan mainan, dan mengenal Allah penting dikenalkan sejak dini?
Karena dari pembiasaan sederhana tersebut, anak-anak akan menanamkan kecintaan pada Allah yang diwujudkan melalui rasa syukur dan saling menyayangi satu sama lain.
14. Bagaimana PAUD Islam Bintang Juara menanamkan nilai Islami tanpa membuat anak merasa sedang “diajari agama” secara formal?
Melalui lantunan sholawat, bacaan doa yang diawali dengan bernyanyi, lalu dengan membacakan buku tentang makhluk hidup ciptaan Allah SWT. Bahkan sesederhana dengan mengenal bagian tubuh mereka, anak-anak secara tidak langsung diajak untuk mengagungkan kebesaran Allah dan mensyukuri pemberian-Nya. Begitu juga pada saat makan snack atau makan siang bersama, anak-anak diajari untuk bersyukur atas rezeki yang diberikan kepada mereka melalui Ayah Bunda.
Kolaborasi dengan Ayah Bunda
Pendidikan dan pengasuhan tidak mungkin hanya dilakukan di sekolah. Bagaimanapun orang tua tetap memiliki peran dan porsi terbesar dalam proses mendidik dan mengasuh anak usia dini. Berikut ini pendapat Miss Fitri mengenai pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam jenjang Baby Toddler.
15. Mengapa kolaborasi antara sekolah dan Ayah Bunda sangat penting di usia Baby & Toddler?
Orang tua berperan penting dalam memberikan pendampingan yang selaras dengan pembiasaan ketika di sekolah. Komunikasi antara guru dan orang tua menjadi kunci tercapainya perkembangan pada anak.
16. Apa kebiasaan di rumah yang paling membantu proses tumbuh kembang anak di sekolah?
Kebiasaan melakukan aktivitas harian dengan pendampingan. Saat membersamai anak, pastikan Ayah Bunda fokus tanpa melakukan kegiatan lainnya. Ayah Bunda dapat membiasakan anak membaca doa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, membacakan buku dan melakukan kegiatan main yang menarik.
17. Apa yang sebaiknya dilakukan orang tua ketika perkembangan anaknya berbeda dengan anak lain seusianya?
Orang tua hendaklah berkomunikasi dengan pihak sekolah, mencari solusi bersama agar anak mendapatkan penanganan dengan tepat.
Visi & Harapan Miss Fitri
18. Jika anak-anak yang sekarang berada di Baby & Toddler kelak sudah masuk SD, fondasi seperti apa yang Miss Fitri harapkan sudah mereka miliki?
Fondasi utama yang diharapkan dari mereka adalah memegang nilai-nilai islami, menjadi pribadi yang percaya diri, menyayangi satu sama lain, memiliki keterampilan dan kemandirian.
19. Apa yang ingin Miss Fitri jaga agar tetap menjadi ciri khas Baby & Toddler PAUD Islam Bintang Juara?
Menjaga kualitas pengasuhan dengan merujuk pada nilai-nilai Islami dari dalam Al Quran, juga tetap mengacu pada tahap perkembangan anak.
20. Apa pesan Miss Fitri untuk Ayah Bunda yang sedang menemani fase awal tumbuh kembang putra-putrinya?
Teruntuk Ayah Bunda orang tua murid Baby Toddler PAUD Islam Bintang Juara, Miss Fitri sampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan pengasuhan ananda kepada kami. Di fase awal perkembangan anak marilah kita bersama dampingi anak-anak sesuai dengan fitrahnya.
Berikan atensi khusus ketika sedang membersamainya, berikan aktivitas yang mampu menstimulasi perkembangan fisik motoriknya, bahasa komunikasi dan emosi sosialnya. Hindari penggunaan gadget berikan informasi melalui kegiatan membaca buku dan ajak anak berkomunikasi.
Kebutuhan utama fase ini adalah sensori motorik, kuatkan tubuhnya dengan aktivitas main fisik motorik dan aktifkan panca inderanya melalui kegiatan main yang beragam. Ketika sholat, doakan anak-anak kita agar kelak mereka menjadi generasi penerus yang memiliki akhlak mulia dan memiliki jiwa pemimpin yang tangguh.
Setiap langkah kecil anak adalah bagian dari perjalanan besar yang sedang mereka bangun. Karena itu, mendampingi anak di usia Baby & Toddler bukan tentang terburu-buru mengejar kemampuan tertentu, melainkan tentang hadir, memberikan rasa aman, menyediakan kesempatan untuk bergerak dan bereksplorasi, serta menemani setiap prosesnya dengan penuh perhatian.
Di PAUD Islam Bintang Juara, fondasi tersebut juga dibangun bersama nilai-nilai Islami agar anak tumbuh dengan rasa percaya diri, kemandirian, keterampilan, kasih sayang kepada sesama, dan kecintaan kepada Allah SWT. Sebab seperti pesan Miss Fitri untuk Ayah Bunda, fase awal kehidupan adalah kesempatan untuk bersama-sama mendampingi anak sesuai fitrahnya—menguatkan tubuh, mengaktifkan panca indera, mengembangkan komunikasi dan emosi sosial, serta menumbuhkan kebiasaan baik yang kelak menjadi bekal perjalanan mereka.
Demikianlah profil Miss Fitri dalam episode Miss Bercerita. Untuk episode berikutnya, Ayah Bunda mau kenal lebih dekat dengan sosok guru PAUD Islam Bintang Juara yang mana nih?




